Lahan Sekolah Rakyat di Tulungagung Dinyatakan Layak, Pembangunan Ditargetkan Dimulai 2027
TULUNGAGUNG (OPTIMIS) – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, memasuki tahap penting. Tim survei dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan lahan yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Tulungagung memenuhi persyaratan teknis dan dinilai layak untuk dikembangkan sebagai lokasi pembangunan sekolah.
Penilaian tersebut diperoleh setelah tim dari Kementerian PU melakukan verifikasi lapangan terhadap sejumlah aspek pendukung, mulai dari akses menuju lokasi, ketersediaan utilitas, hingga kondisi lahan yang akan digunakan.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Efif Sakti Wibowo, mengatakan hasil survei menunjukkan respons positif terhadap lahan yang diajukan pemerintah daerah.
“Tim survei dari Kementerian PU sudah melakukan peninjauan dan memberikan respons positif terhadap lokasi yang kami usulkan,” ujarnya, Jumat.
Tim Kementerian PU Cek Akses, Listrik, dan Sumber Air
Dalam proses verifikasi, tim Kementerian PU menilai kesiapan berbagai infrastruktur penunjang pembangunan. Pemeriksaan meliputi akses kendaraan pengangkut material, jaringan listrik, ketersediaan sumber air, hingga kondisi fisik lahan.
Menurut Efif, akses menuju lokasi dinilai memadai karena dapat memanfaatkan jalur melalui Rusunawa Jepun. Selain itu, pasokan listrik dan sumber air juga telah tersedia sehingga dinilai mampu mendukung proses pembangunan nantinya.
Lahan Seluas 5,2 Hektare Siap Digunakan
Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengusulkan lahan seluas sekitar 5,2 hektare sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
Lahan tersebut terdiri atas dua bidang. Area utama yang berada di sisi selatan Rusunawa Jepun direncanakan menjadi lokasi gedung sekolah beserta fasilitas pendidikan, sedangkan bidang lainnya akan dimanfaatkan sebagai kawasan sarana olahraga.
Efif menjelaskan bahwa lahan yang saat ini masih ditanami tebu secara administratif sudah siap digunakan karena tidak lagi terikat perjanjian sewa.
“Lahan tersebut secara administratif sudah siap. Pemilik tanaman juga telah menyatakan kesiapannya apabila sewaktu-waktu pembangunan dimulai,” jelasnya.
Lelang Proyek Diproyeksikan Dimulai Akhir 2026
Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, proses lelang pembangunan Sekolah Rakyat diperkirakan dimulai pada Oktober hingga November 2026.
Setelah proses lelang selesai, pekerjaan konstruksi diperkirakan berlangsung selama enam hingga tujuh bulan.
Dengan jadwal tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat direalisasikan mulai tahun 2027.
Sekolah Rakyat Diharapkan Perluas Akses Pendidikan
Pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan layanan pendidikan yang lebih mudah dijangkau.
Dengan hasil survei yang menunjukkan kelayakan lahan, Pemkab Tulungagung optimistis proses pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan sehingga program tersebut segera memberikan manfaat bagi masyarakat.
